TANGERANG — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cempaka 3 yang berlokasi di Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, mengalami lonjakan minat pendaftar dari masyarakat setiap tahunnya. Namun, pertumbuhan jumlah siswa ini belum diimbangi dengan kondisi sarana dan prasarana belajar yang memadai.
Saat ini, sejumlah ruang kelas di sekolah tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap dan jendela karena usia bangunan yang sudah tua. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan siswa selama proses kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kendala Aturan Anggaran Dana BOS
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Sekolah SDN Cempaka 3, Bai Sapinah, S.Pd., menjelaskan bahwa pihak sekolah terbentur aturan alokasi anggaran untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Perawatan fasilitas selama ini mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang penggunaannya diatur ketat oleh Petunjuk Teknis (Juknis).
”Kami sudah berusaha semaksimal mungkin menjaga kondisi sekolah. Namun, anggaran perawatan sangat terbatas karena harus sesuai dengan Juknis BOS yang berlaku. Dana BOS lebih ditujukan untuk operasional harian, belanja modal, dan perawatan ringan, bukan untuk perbaikan skala besar atau pembangunan ruang kelas baru,” ujar Bai Sapinah.
Ia menambahkan, jika kondisi sarana ini tidak segera mendapat penanganan, pihak sekolah khawatir kenyamanan belajar siswa akan terganggu dan berpotensi terpaksa membatasi penerimaan siswa baru pada tahun-tahun mendatang.

Tetap Jalankan Program Sekolah Ramah Anak
Meski di tengah keterbatasan fasilitas fisik, SDN Cempaka 3 berkomitmen tetap menjalankan program Sekolah Ramah Anak, program lingkungan, serta program Sekolah Ketahanan Pangan demi menciptakan ekosistem belajar yang aman dan mendukung perkembangan siswa.
Pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan dapat memberikan perhatian khusus berupa bantuan anggaran di luar dana BOS. Bantuan tersebut diharapkan dapat dialokasikan untuk rehabilitasi ruang kelas yang rusak serta penambahan ruang kelas baru, agar program sekolah ramah anak dapat ditopang oleh fasilitas yang layak.












