Dugaan Siswa Titipan dalam PPDB MAN di Tangerang, LSM DOBRAK Minta Ombudsman Turun Tangan

LSM DOBRAK meminta Ombudsman Banten dan Kanwil Kemenag Banten menyelidiki dugaan maladministrasi dalam proses penerimaan siswa baru di sejumlah MAN Kabupaten Tangeran

Avatar photo

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Siwa Titipan di PPDB MAN Se-Kabupaten Tangerang.Foto: Istimewa

Ilustrasi Siwa Titipan di PPDB MAN Se-Kabupaten Tangerang.Foto: Istimewa

TANGERANG – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PPDBM) Tahun Ajaran 2026/2027 di sejumlah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Tangerang menjadi perhatian publik setelah muncul laporan mengenai dugaan adanya siswa titipan dalam proses seleksi.

Sekretaris Jenderal LSM DOBRAK, Aryo, mengatakan organisasinya menerima sejumlah informasi dan keluhan masyarakat yang mengindikasikan adanya campur tangan pihak tertentu dalam penerimaan peserta didik baru di beberapa MAN.

Menurut Aryo, apabila dugaan tersebut terbukti, praktik itu berpotensi melanggar prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan yang menjadi dasar pelaksanaan PPDB.

“Kami menerima berbagai informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya siswa titipan dalam proses PPDB di beberapa MAN di Kabupaten Tangerang. Karena itu kami meminta Ombudsman RI Perwakilan Banten dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten melakukan pemeriksaan secara independen dan menyeluruh,” kata Aryo, Selasa, 9 Juni 2026.

Baca Juga :  Tekan Pengangguran dan Potensi Kriminalitas, Polda Banten Gandeng PT Gyokai Lewat Program Poliran

Ia menilai proses penerimaan siswa baru harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan bebas dari perlakuan khusus terhadap peserta tertentu.

Aryo mengatakan hasil pemeriksaan diperlukan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat. Jika tidak ditemukan pelanggaran, hasil investigasi dapat menjadi klarifikasi resmi. Sebaliknya, apabila terdapat penyimpangan, pihak yang bertanggung jawab harus dikenai sanksi sesuai aturan.

LSM DOBRAK juga meminta Ombudsman Banten menelusuri kemungkinan adanya maladministrasi, termasuk dugaan penyalahgunaan kewenangan, perlakuan khusus terhadap calon siswa tertentu, maupun penambahan kuota di luar mekanisme resmi.

Baca Juga :  Wabup Intan Serahkan Bantuan UMKM untuk Pengembangan Ekraf di RTH Tigaraksa

Selain itu, organisasi tersebut mendesak Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten membentuk tim investigasi untuk memeriksa seluruh tahapan pelaksanaan PPDB pada MAN yang menjadi sorotan masyarakat.

“Kanwil Kemenag Banten perlu melakukan verifikasi lapangan, memeriksa dokumen penerimaan, daftar peserta yang diterima, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai petunjuk teknis PPDB Madrasah,” ujar Aryo.

Menurut dia, langkah cepat diperlukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan peserta didik di lingkungan madrasah negeri.

Penulis : YD

Berita Terkait

Temui Gubernur Banten Andra Soni, Gyokai Dorong Penguatan SDM dan Pendidikan Vokasi
Pastikan Tetap Siaga, Provos dan Pamapta Kontrol Piket Lobby Polwan
Atap SDN Jambe III Memprihatinkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Berikan Tanggapan
Rumah Siti Rahmawati yang Roboh Kini Berdiri Lagi, Dibangun Lewat Gotong Royong Warga
Bangunan SDN Jambe III Memprihatinkan, Atap Rapuh Ancam Keselamatan Siswa
Satlantas Polresta Tangerang Tangani Kecelakaan Forklift Tabrak Rumah di Kronjo
PKB Kabupaten Tangerang Perkuat Konsolidasi Pengurus Baru 2026–2031
Sipropam Polresta Tangerang Gelar Bakti Sosial di Yayasan Rumah Ceria Nusantara Tigaraksa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Temui Gubernur Banten Andra Soni, Gyokai Dorong Penguatan SDM dan Pendidikan Vokasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Pastikan Tetap Siaga, Provos dan Pamapta Kontrol Piket Lobby Polwan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Atap SDN Jambe III Memprihatinkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Berikan Tanggapan

Rabu, 30 September 2026 - 15:52 WIB

Rumah Siti Rahmawati yang Roboh Kini Berdiri Lagi, Dibangun Lewat Gotong Royong Warga

Selasa, 29 September 2026 - 21:23 WIB

Bangunan SDN Jambe III Memprihatinkan, Atap Rapuh Ancam Keselamatan Siswa

Berita Terbaru