Sebanyak 334 lapak hewan kurban di Kabupaten Tangerang telah diperiksa dan dinyatakan sehat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Avatar photo

Jumat, 22 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DPKP Kabupaten Tangerang melakukan pemeriksaan mulut, kaki, dan kuku hewan kurban guna memastikan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku.(Dok: Istimewa)

Petugas DPKP Kabupaten Tangerang melakukan pemeriksaan mulut, kaki, dan kuku hewan kurban guna memastikan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku.(Dok: Istimewa)

Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan ratusan lapak penjualan hewan kurban di wilayahnya dalam kondisi sehat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, sebanyak 334 lapak hewan kurban telah diperiksa dan seluruhnya dinyatakan memenuhi standar kesehatan.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat aman dan layak konsumsi.

“Sampai saat ini, sebanyak 334 lapak di wilayah Kabupaten Tangerang sudah diperiksa dan dinyatakan sehat serta diberikan simbol atau identitas sehat hewannya,” ujar Maesyal saat meninjau lapak Mbakul Lembu Bencongan di Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga :  Diduga Selingkuh dengan Anggota Bhayangkari, Oknum TNI AL Dilaporkan ke Puspom TNI
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung kesehatan hewan kurban di lapak Mbakul Lembu Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua,(Dok:Istimewa)

Menurutnya, hewan kurban yang dinyatakan sehat diperbolehkan untuk diperjualbelikan. Sebaliknya, hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan tidak diizinkan dijual kepada masyarakat.

“Kalau sehat bisa dijual, kalau tidak sehat tidak boleh dijual dan dilarang untuk diperjualbelikan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan oleh petugas DPKP guna memastikan hewan kurban memenuhi kategori Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Pemeriksaan meliputi kondisi mulut, kaki, hingga kuku hewan untuk memastikan bebas dari penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Maesyal berharap hasil pemeriksaan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan membeli hewan kurban menjelang Iduladha.

Baca Juga :  Perluas Jaringan Pipa, PERUMDAM TKR Targetkan Aliran Air Bersih ke Rajeg Segera Terealisasi

“Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban dalam keadaan sehat dan aman dari sisi kesehatannya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan Pemkab Tangerang menerjunkan sebanyak 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban ke sejumlah titik penjualan hewan kurban.

Petugas tersebut terdiri dari dokter hewan dan pemeriksa kesehatan hewan yang bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II.

“Monitoring ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar masyarakat mendapatkan hewan kurban yang benar-benar layak dan memenuhi kategori ASUH,” ujar Soma.

Berita Terkait

Temui Gubernur Banten Andra Soni, Gyokai Dorong Penguatan SDM dan Pendidikan Vokasi
Pastikan Tetap Siaga, Provos dan Pamapta Kontrol Piket Lobby Polwan
Atap SDN Jambe III Memprihatinkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Berikan Tanggapan
Rumah Siti Rahmawati yang Roboh Kini Berdiri Lagi, Dibangun Lewat Gotong Royong Warga
Bangunan SDN Jambe III Memprihatinkan, Atap Rapuh Ancam Keselamatan Siswa
Satlantas Polresta Tangerang Tangani Kecelakaan Forklift Tabrak Rumah di Kronjo
PKB Kabupaten Tangerang Perkuat Konsolidasi Pengurus Baru 2026–2031
Sipropam Polresta Tangerang Gelar Bakti Sosial di Yayasan Rumah Ceria Nusantara Tigaraksa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Temui Gubernur Banten Andra Soni, Gyokai Dorong Penguatan SDM dan Pendidikan Vokasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Pastikan Tetap Siaga, Provos dan Pamapta Kontrol Piket Lobby Polwan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Atap SDN Jambe III Memprihatinkan, Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Berikan Tanggapan

Rabu, 30 September 2026 - 15:52 WIB

Rumah Siti Rahmawati yang Roboh Kini Berdiri Lagi, Dibangun Lewat Gotong Royong Warga

Selasa, 29 September 2026 - 21:23 WIB

Bangunan SDN Jambe III Memprihatinkan, Atap Rapuh Ancam Keselamatan Siswa

Berita Terbaru