Dinilai Abaikan Rekomendasi RDP, Komitmen Pemkab Tangerang Dipertanyakan

Avatar photo

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Ustur Ubadi. | Dok. Istimewa

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Ustur Ubadi. | Dok. Istimewa

TANGERANG – Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang melayangkan kritik keras terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Pihak legislatif meragukan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang lahir dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menyelesaikanpersoalan di tengah masyarakat.

​Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Ustur Ubadi, menyatakan bahwa sebagian besar rekomendasi yang dikeluarkan oleh komisi-komisi di DPRD pasca-RDP kerap diabaikan oleh pihak eksekutif. Padahal, menurutnya, RDP merupakan instrumen resmi fungsi pengawasan legislatif dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi warga.

​“Hampir semua rekomendasi hasil RDP yang dilaksanakan DPRD melalui komisi-komisi tidak ditindaklanjuti oleh pihak eksekutif. Sekarang saya tanya, rekomendasi RDP yang mana yang sudah dieksekusi pihak eksekutif?” ujar Ustur saat memberikan keterangan kepada awak media.

​Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai, sikap pasif dari jajaran Pemkab Tangerang mencerminkan lemahnya komitmen dalam merespons aduan masyarakat serta menjalankan tata kelola pemerintahan yang responsif.

Baca Juga :  Dokter RSUD Tigaraksa Berikan Edukasi Pentingnya Imunisasi Balita di Posyandu Seruni 4 Jambe

​Soroti Kasus Makam Komersial Insira Memorial Park

​Sebagai contoh konkret, Ustur membeberkan persoalan pembangunan makam komersial Insira Memorial Park di Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa. Kasus ini sempat diadukan oleh warga setempat dan dibahas dalam RDP bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada akhir tahun 2025 lalu.

​Dalam RDP tersebut, Komisi IV merekomendasikan agar pemerintah daerah menghentikan sementara seluruh aktivitas pembangunan makam yang dikelola oleh PT Insira Kiat Mulia. Langkah tersebut diambil lantaran pihak pengembang disinyalir belum mengantongi dokumen perizinan yang lengkap.

​Namun, Ustur menyayangkan karena hingga saat ini belum ada tindakan tegas maupun langkah konkret dari OPD terkait untuk mengeksekusi rekomendasi tersebut. Di lapangan, aktivitas pembangunan dilaporkan masih terus berjalan, sehingga memicu kebingungan dan kekecewaan di kalangan masyarakat.

​Dampak dari pembiaran ini, lanjut Ustur, tidak hanya merugikan warga, melainkan juga menyudutkan posisi anggota legislatif yang dituding tidak konsisten dalam mengawal aspirasi.

​“Kondisi tersebut akhirnya menimbulkan fitnah di tengah masyarakat. Bahkan, saya sampai disangka menerima sesuatu (gratifikasi) dari pihak pengembang makam,” ungkap Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang tersebut.

​Legislator yang kini memasuki periode kedua masa jabatannya itu menegaskan, abainya pihak eksekutif terhadap rekomendasi dewan lambat laun akan mengikis kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi pemerintahan, baik DPRD maupun Pemkab Tangerang sendiri.

Baca Juga :  Jemaah Haji Indonesia Mulai Pulang 1 Juni 2026, Kemenhaj Ingatkan Soal Air Zamzam

​Sampai berita ini diturunkan, jurnalis masih berupaya menghubungi pihak Pemkab Tangerang serta kepala OPD terkait guna mendapatkan klarifikasi dan perimbangan informasi (cover both sides) mengenai kendala belum dieksekusinya rekomendasi RDP tersebut. Konfirmasi juga tengah diupayakan kepada pihak manajemen PT Insira Kiat Mulia terkait status perizinan pembangunan Insira Memorial Park.

Berita Terkait

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah
Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans
Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Kemenag Kabupaten Tangerang Turut Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Kebersamaan dan Tradisi Pesantren
Atap dan Plafon SDN Jambe 3 Rusak, DPRD Kabupaten Tangerang Dorong Rehabilitasi pada 2027
Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026
DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kemenag Kabupaten Tangerang Turut Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Kebersamaan dan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru