Hanya Dia (Gus Din) Pemuda Yang Bisa Menunjuk Konglomerat Hary Tanoesoedibdjo (HT)

Avatar photo

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

VIBEZ – Pada 2016 lalu Konglomerat pemilik MNC Group Hary Tanoesoedibdjo (HT) pernah berdiskusi dengan Gus Din atau Syafrudin Budiman SIP dalam 2-3 pertemuan. Dalam salah satu pertemuan tersebut berbincang akrab dan mendapat janji HT akan main ke rumah Gus Din di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, 1200 Km lebih dari Ibukota Jakarta.

Sebelum HT menepati janjinya Gus Din menyerahkan Keris indah berpamor jungjung derajat kepadanya. Keris itu diterima saat acara besar tepat 4 September 2026 dan tepat demo FPI dan Ormas-Ormas Islam meminta Ahok dipenjara karena dugaan penistaan agama.

Singkat cerita HT hadir ke Sumenep, bulan Desember 2016 dengan disambut 1000 massa di Gedung Korpri Kota Sumenep, 100 kepala desa, 1500 massa nelayan di Bluto Sumenep, 2000 massa Ulama dan Santri se Sumenep di Ganding Sumenep. Ada momen istimewa di tengah obrolan di Gedung Korpri tampak Gus Din akrab seperti biasanya dengan HT.

Gus Din dengan santai dan tanpa canggung berteman dengan konglomerat sampai menunjukkan telunjuk tangannya setengah memberi arahan. Entah apa yang dibahas Gus Din dan HT, intinya HT kagum dengan Gus Din dan Gus Din sebaliknya kagum dengan HT.

Baca Juga :  132 Pejabat Eselon III dan IV Pandeglang Dilantik, Bupati Tekankan Peningkatan Pelayanan

Konglomerat dan anak SAKERA MADURA ini tentu berdiskusi tentang bangsa, bisnis dan pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan. Sebuah harapan dan cita-cita keduanya yang sama sama terlibat dalam politik dan tertarik pada bahasan ekonomi politik baik nasional atau global.

Hari ini HT tetap semangat jadi bisnisman dan konglomerat dengan payung MNC Group yang menggeluti berbagai bidang usaha, baik itu media, telekomunikasi, satelit, perbankan, perumahan dll. Sementara hari ini Gus Din semangat jadi Ketua Umum DPP Perhimpunan UKM Indonesia, Ekonom Muda dan Komisaris BUMN PT. Jasa Marga Related Business (JMRB).

Belajar dari keberanian Gus Din yang saat itu berusia 36 tahun dan lahir 21 Mei 1980 sudah akrab dengan konglomerat HT. Hal ini menandakan sejak berusia muda Gus Din adalah pelaku usaha, profesional bisnis yang dikenal banyak pihak dinegeri ini.

Tercatat tokoh-tokoh besar yang pernah singgah di rumah Gus Din di Sumenep. Diantaranya Khofifah Indar Parawansa Ketua Umum PP Muslimat NU (Sekarang Gubernur Jawa Timur), Imam Addaruqutni, MA Sekjen PP Dewan Masjid Indonesia (DMI)/Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Hary Tanoesoedibjo (CEO MNC Group), Soekarwo (Gubernur Jawa Timur), Ton Abdillah Ketua Umum DPP IMM/Ketua Umum Angkatan Muda Dakwah Indonesia (AMDI), dan tokoh-tokoh nasional lainnya.

Baca Juga :  Jalur Lintas Selatan Tulungagung Resmi Tersambung Penuh, Wisata Pantai Selatan Makin Mudah Diakses

Untuk urusan bisnis Gus Din juga dikenal dan dekat dengan beberapa konglomerat asal Surabaya. Diantaranya, Hary Tanoesoedibdjo, Budi Santoso (PT. Rutan/Agrindo), Soedomo Mergonoto (atau Go Tek Hwie) adalah sosok di balik kesuksesan PT Kapal Api Global, almarhum Herman Halim PT. Bank Maspion, JOS Soetomo si raja kayu dan pengusaha-pengusaha besar di Kota Surabaya.

Sosok Gus Din yang berbakat di bisnis dan politik juga dikenal dan pernah dekat berinteraksi dengan tokoh-tokoh besar NU. Diantaranya, Alm. KH. Hasyim Muzadi, Alm. Salahuddin Wahid, Alm. Lily Wahid, Khofifah Indar Parawansa, Saifulah Jusuf dan tokoh-tokoh lainnya.

Jadi Si Telunjuk Tangan Gus Din memang akrab dan sangat dekat dengan berbagai kalangan. Pemuda ini sekarang 46 tahun di 21 Mei 2026 lalu. Ia terus tumbuh untuk mengabdi untuk bangsa dan negara lewat jalur bisnis, UMKM, politik dan dakwah.

Berita Terkait

Tasyakuran HUT ke-28 PAN Jatim, Ratusan Anak Yatim Tulis Harapan di Rumah PAN
Refleksi 28 Tahun PAN Berdiri: Meneguhkan Komitmen Spirit Reformasi Menuju Indonesia Maju, Adil dan Sejahtera
Sanggar Tari Nyai Ronggeng Kampung Pasir Dapat Dukungan Pemdes Sentul
Tim Hukum : Fauzan Fadel Muhammad Jadi Korban Framing, Fakta Perkara PT. GME Kini Dibuka
Soal Pagar Puspem Rp5 Miliar, ALMAST Pertanyakan Urgensi dan Ancam Demo 1.000 Massa
Pekan Raya Balaraja Ke-2 Resmi Dibuka, Bupati Tangerang Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM
Peringati Hari Juang Polri 2026, Polresta Tangerang Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Indonesia
BPN Kabupaten Tangerang Gelar Musyawarah Tol Serbaraja Secara Tertutup, Wartawan Dilarang Meliput

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Tasyakuran HUT ke-28 PAN Jatim, Ratusan Anak Yatim Tulis Harapan di Rumah PAN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Refleksi 28 Tahun PAN Berdiri: Meneguhkan Komitmen Spirit Reformasi Menuju Indonesia Maju, Adil dan Sejahtera

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Sanggar Tari Nyai Ronggeng Kampung Pasir Dapat Dukungan Pemdes Sentul

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Tim Hukum : Fauzan Fadel Muhammad Jadi Korban Framing, Fakta Perkara PT. GME Kini Dibuka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Soal Pagar Puspem Rp5 Miliar, ALMAST Pertanyakan Urgensi dan Ancam Demo 1.000 Massa

Berita Terbaru

Breaking News

Sanggar Tari Nyai Ronggeng Kampung Pasir Dapat Dukungan Pemdes Sentul

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:37 WIB