VIBEZ TANGERANG– Polisi mengungkap motif di balik kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P (33) yang ditemukan tewas di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Pelaku diketahui merupakan ayah dan anak berinisial BT (41) dan MS (17).
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, mengatakan aksi pembunuhan tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati yang telah lama dipendam oleh pelaku.
Menurut hasil pemeriksaan, MS yang juga berprofesi sebagai pedagang cilok mengaku kerap mendapat intimidasi dan dipaksa memberikan sejumlah uang kepada korban.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelaku mengaku sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang oleh korban,” kata Syaiful, Minggu (8/6/2026).
MS kemudian menceritakan perlakuan yang dialaminya kepada sang ayah, BT. Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, mereka lalu mendatangi kontrakan korban dan melakukan aksi pembunuhan secara bersama-sama menggunakan senjata tajam.
“Pelaku bercerita kepada bapaknya karena sering dimintai uang dan diancam. Itu berdasarkan keterangan pelaku,” ujarnya.
Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Jawa Tengah
Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap kedua tersangka di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026).
Saat diamankan, keduanya diduga tengah bersiap melarikan diri menuju Salatiga, Jawa Tengah.
“Kedua pelaku mengakui melakukan perbuatan tersebut secara bersama-sama,” kata Syaiful.
Korban Mengalami Delapan Luka Sajam
Sebelumnya, Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Tangerang menemukan sedikitnya delapan luka akibat senjata tajam pada tubuh korban yang ditemukan meninggal dunia di kontrakannya pada Selasa (2/6/2026).
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menjelaskan, selain luka sabetan senjata tajam, tim forensik juga menemukan sejumlah memar di tubuh korban yang diduga akibat benda tumpul.
“Hasil pemeriksaan tim forensik Polres dan RSUD Balaraja menemukan delapan luka pada tubuh korban dengan ukuran yang bervariasi akibat senjata tajam,” kata Andi.
Korban diketahui merupakan warga asal Bangkalan, Jawa Timur yang sehari-hari berjualan cilok di wilayah Kabupaten Tangerang.
Polisi saat ini masih melengkapi berkas penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk proses hukum lebih lanjut terhadap kedua tersangka.
Penulis : YD












