Ayah dan Anak Ditangkap Usai Bunuh Pedagang Cilok di Cikupa, Ini Motifnya!

Avatar photo

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto:Istimewa

Ilustrasi. Foto:Istimewa

VIBEZ TANGERANG– Polisi mengungkap motif di balik kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P (33) yang ditemukan tewas di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Pelaku diketahui merupakan ayah dan anak berinisial BT (41) dan MS (17).

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, mengatakan aksi pembunuhan tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati yang telah lama dipendam oleh pelaku.

Menurut hasil pemeriksaan, MS yang juga berprofesi sebagai pedagang cilok mengaku kerap mendapat intimidasi dan dipaksa memberikan sejumlah uang kepada korban.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku mengaku sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang oleh korban,” kata Syaiful, Minggu (8/6/2026).

MS kemudian menceritakan perlakuan yang dialaminya kepada sang ayah, BT. Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, mereka lalu mendatangi kontrakan korban dan melakukan aksi pembunuhan secara bersama-sama menggunakan senjata tajam.

“Pelaku bercerita kepada bapaknya karena sering dimintai uang dan diancam. Itu berdasarkan keterangan pelaku,” ujarnya.

Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Jawa Tengah

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap kedua tersangka di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026).

Baca Juga :  Jemaah Haji Kabupaten Tangerang Pulang Perdana 7 Juni, Ini Skema Penjemputan Terbaru

Saat diamankan, keduanya diduga tengah bersiap melarikan diri menuju Salatiga, Jawa Tengah.

“Kedua pelaku mengakui melakukan perbuatan tersebut secara bersama-sama,” kata Syaiful.

Korban Mengalami Delapan Luka Sajam

Sebelumnya, Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Tangerang menemukan sedikitnya delapan luka akibat senjata tajam pada tubuh korban yang ditemukan meninggal dunia di kontrakannya pada Selasa (2/6/2026).

Baca Juga :  Sambut Idul Adha 1447 H, Dinas Dukcapil Kabupaten Tangerang Ajak Masyarakat Pererat Persaudaraan

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menjelaskan, selain luka sabetan senjata tajam, tim forensik juga menemukan sejumlah memar di tubuh korban yang diduga akibat benda tumpul.

“Hasil pemeriksaan tim forensik Polres dan RSUD Balaraja menemukan delapan luka pada tubuh korban dengan ukuran yang bervariasi akibat senjata tajam,” kata Andi.

Korban diketahui merupakan warga asal Bangkalan, Jawa Timur yang sehari-hari berjualan cilok di wilayah Kabupaten Tangerang.

Polisi saat ini masih melengkapi berkas penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk proses hukum lebih lanjut terhadap kedua tersangka.

Penulis : YD

Follow WhatsApp Channel vibez.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satresnarkoba Polresta Tangerang Ungkap Sindikat Tembakau Sintetis
Aksi Curanmor di Kosambi Berhasil Diungkap, Dua Pelaku Ditangkap
Minimarket di Solear Dirampok, Pelaku Gasak Rp29 Juta dari Brankas

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:11 WIB

Ayah dan Anak Ditangkap Usai Bunuh Pedagang Cilok di Cikupa, Ini Motifnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:44 WIB

Satresnarkoba Polresta Tangerang Ungkap Sindikat Tembakau Sintetis

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:01 WIB

Aksi Curanmor di Kosambi Berhasil Diungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:39 WIB

Minimarket di Solear Dirampok, Pelaku Gasak Rp29 Juta dari Brankas

Berita Terbaru