Pemkab Tangerang Jadi Tuan Rumah Seminar Aglomerasi, Bahas MRT hingga Sampah Jadi Energi

Avatar photo

Rabu, 29 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menjadi tuan rumah Seminar Nasional Diskusi Aglomerasi dalam rangkaian Sustainable Aglo-City Summit 2026 di Hotel Novotel BSD City, Rabu (29/4/2026).

Forum ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarwilayah penyangga DKI Jakarta, termasuk daerah di Banten dan Jawa Barat, dalam merespons kebijakan aglomerasi dari pemerintah pusat.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan pentingnya sinkronisasi kebijakan lintas daerah di tengah pesatnya urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri dalam mengelola wilayah yang sudah saling terhubung secara ekonomi dan sosial,” kata Maesyal.

Ia menyebut, salah satu fokus utama dalam forum ini adalah integrasi transportasi dan infrastruktur, termasuk rencana pengembangan MRT yang menghubungkan Jakarta dengan Tangerang.

“Pengembangan MRT Jakarta–Tangerang menjadi kebutuhan mendesak agar mobilitas masyarakat lebih efisien dan terintegrasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Keluarga Pasien Meninggal di Puskesmas Cisoka Sepakat Selesaikan Permasalahan Secara Kekeluargaan

Selain transportasi, isu lingkungan juga menjadi sorotan. Pemkab Tangerang tengah mendorong pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di TPA Jatiwaringin melalui kolaborasi lintas wilayah.

“Integrasi dari sisi akses hingga teknologi pengolahan penting agar sampah bisa memberi nilai tambah berupa energi listrik,” jelasnya.

Di sektor ekonomi, Maesyal menekankan pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan dan pertanian melalui sinkronisasi program pembangunan berbasis desa.

“Aglomerasi jangan hanya menguntungkan industri besar, tapi juga harus memperkuat petani dan UMKM,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, mengatakan forum ini digelar sebagai respons atas kompleksitas pembangunan di kawasan aglomerasi Jabodetabekpunjur.

Menurutnya, tantangan seperti pengelolaan sampah, konektivitas transportasi publik, hingga ketahanan pangan membutuhkan solusi kolaboratif.

Baca Juga :  Kasus Emas Ilegal Terungkap, Bareskrim Tetapkan Lima Tersangka dan Sita Pabrik

“Forum ini diharapkan mampu melahirkan gagasan inovatif dan rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif,” ujar Soma.

Di sisi lain, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, menilai konsep aglomerasi memiliki prospek besar jika tidak terhambat birokrasi yang rumit.

“Fokus pada isu sektoral, petakan masalah, dan langsung eksekusi. Pemerintah pusat siap menjadi jembatan dukungan kebijakan dan pendanaan,” kata Bima.

Ia berharap kerja sama antara Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan pemerintah pusat dapat menjadikan kawasan ini sebagai model pelayanan publik modern dan terintegrasi.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, dilakukan pula Deklarasi Aglomerasi yang ditandai dengan permainan angklung bersama oleh perwakilan daerah di kawasan Jabodetabekpunjur.

Penulis : Riska

Berita Terkait

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026
DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026
Komunitas Rakyat Memberi Bagikan Makanan Gratis untuk Pasien BPJS dan Nakes di Puskesmas Curug
Bupati Tangerang Buka Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum bagi Perangkat Desa
Polsek Kresek Polresta Tangerang Distribusikan Ribuan Liter Bantuan Air Bersih ke Kp. Kandang Gede Kresek
Pastikan Tetap Siaga, Provos dan Pamapta Kontrol Piket Lobby Polwan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:34 WIB

DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Komunitas Rakyat Memberi Bagikan Makanan Gratis untuk Pasien BPJS dan Nakes di Puskesmas Curug

Berita Terbaru