TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menekankan bahwa momentum Halal Bi Halal merupakan fondasi krusial dalam menjaga keharmonisan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara Halal Bi Halal Forum Komunikasi Majelis Taklim (FKMT) se-Kecamatan Kosambi yang digelar di Majelis Taklim Nurul Islam, Minggu (03/05/2024).
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal ini mengungkapkan bahwa tradisi Halal Bi Halal memiliki esensi mendalam untuk membersihkan hati dan memperkuat ikatan persaudaraan pasca-Idul Fitri.
”Momentum ini bukan sekadar tradisi, tetapi sarana untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan. Saling menghargai adalah fondasi penting dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat kita,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Peran Strategis Majelis Taklim
Bupati juga menyoroti peran ibu-ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim. Menurutnya, kelompok ini memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa yang berakhlakul karimah. Ia berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan melalui wadah-wadah keagamaan seperti FKMT.
”Saya mengapresiasi peran aktif Majelis Taklim sebagai garda terdepan dalam pembinaan umat. Mulai dari peningkatan pemahaman keagamaan hingga membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” lanjutnya.
Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang selama ini terjalin dalam mendukung program pembangunan daerah di Kabupaten Tangerang.

Membentengi Diri dari Dampak Negatif Globalisasi
Pada kesempatan yang sama, Ketua FKMT Kecamatan Kosambi, Hj. Rumsinah, menjelaskan bahwa FKMT berfungsi sebagai wadah komunikasi dan penguatan bagi kaum wanita. Di tengah pesatnya arus informasi, Majelis Taklim menjadi filter agar masyarakat, khususnya perempuan, tidak mudah terpengaruh dampak negatif media sosial.
”FKMT bukan sekadar perkumpulan biasa. Ini adalah wadah berbagi informasi agar kita menjadi wanita sholehah yang tidak mudah terpengaruh hal negatif dari media sosial. Melalui ceramah dan kajian, kita terus membekali diri dengan ilmu,” jelas Hj. Rumsinah.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh ratusan jamaah Majelis Taklim dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Kosambi, tokoh agama setempat, serta jajaran aparatur kecamatan.
Sumber Berita: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang









