Gagas Pendidikan Vokasi Terintegrasi, Pemprov Banten Siapkan Dua SMK Percontohan di Kawasan Industri

Avatar photo

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​Sumber Foto : Biro Adpimpro Banten

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten bersama Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 sepakat menggagas pengembangan pendidikan vokasi yang terintegrasi langsung dengan kebutuhan dunia kerja. Sebagai langkah awal, dua sekolah di kawasan industri akan dijadikan proyek percontohan (pilot project).

​Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bahwa kedua lokasi tersebut berada di Kawasan Industri Modern Cikande (Kabupaten Serang) dan Kawasan Industri Sawah Luhur (Kota Serang). Saat ini, pihak yayasan sedang melakukan uji kelayakan (feasibility study) yang meliputi aspek lokasi, topografi, jumlah usia sekolah, hingga potensi pertumbuhan ekonomi lokal.

​”Kami bertekad merealisasikan konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Ini adalah upaya nyata mencetak SDM unggul sekaligus menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Banten,” ujar Andra Soni saat menerima audiensi Yayasan SMK Mitra Industri dan APINDO Banten di Gedung Negara, Kota Serang, Kamis (14/5/2026).

Baca Juga :  Temui Gubernur Banten Andra Soni, Gyokai Dorong Penguatan SDM dan Pendidikan Vokasi

​Andra menambahkan, dengan populasi sekitar 8.924 industri di Banten, optimalisasi pendidikan vokasi menjadi kunci agar lulusan SMK lokal mampu terserap sebagai tenaga kerja profesional di daerah sendiri.

​Ketua Yayasan SMK Mitra Industri MM2100, Darwoto, menjelaskan bahwa keunggulan pola pendidikan mereka terletak pada penguatan karakter dan kemampuan adaptasi siswa terhadap budaya industri.

​Berdasarkan temuan di lapangan, Darwoto menyoroti ketidaksesuaian (mismatch) antara jurusan sekolah yang ada dengan kebutuhan industri di kawasan tersebut. Saat ini, SMK di sekitar kawasan masih didominasi jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

​”Padahal industri di Modern Cikande banyak membutuhkan kompetensi metal works dan manufaktur. Sebaiknya jurusan yang dibuka lebih spesifik, seperti manajemen logistik, teknik pengelasan, mekatronika, dan teknik pemesinan,” tutur Darwoto.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Luncurkan 'Warteksi' untuk Tekan Inflasi di Cikupa

​Terkait mekanisme kerja sama, Darwoto menawarkan dua pilihan sesuai Permendikbud Nomor 36 Tahun 2014, yakni model partnership (pengoperasian penuh oleh yayasan) atau kolaborasi (pendampingan kurikulum dan supervisi).

​Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Jamaludin, menyambut baik kolaborasi ini sebagai solusi atas “pekerjaan rumah” pendidikan di Banten. Selain menekan angka putus sekolah melalui program sekolah gratis, Dindikbud fokus pada evaluasi jurusan SMK yang sudah jenuh.

​”Kami akan menyesuaikan jurusan-jurusan yang sudah jenuh dengan kebutuhan industri terkini. Melalui kolaborasi dengan Yayasan SMK Mitra Industri, kami optimis lulusan SMK di Banten akan benar-benar siap kerja,” tegas Jamaludin.

Berita Terkait

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi
Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah
Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans
Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim
OPINI: Menjaga Akal Sehat Kebangsaan di Usia ke-62 Partai Golkar
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Kemenag Kabupaten Tangerang Turut Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Kebersamaan dan Tradisi Pesantren
Atap dan Plafon SDN Jambe 3 Rusak, DPRD Kabupaten Tangerang Dorong Rehabilitasi pada 2027

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Berita Terbaru