Pemkab Tangerang Mulai Relokasi Kabel Udara ke Bawah Tanah di 15 Ruas Jalan

Avatar photo

Rabu, 29 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TIGARAKSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi memulai proyek relokasi kabel udara fiber optik ke sistem tanam bawah tanah. Langkah ini diawali dengan seremoni pemotongan kabel oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di ruas Jalan Syekh Nawawi, Kecamatan Tigaraksa, Rabu (29/4/2026).

​Penataan infrastruktur ini bertujuan untuk meningkatkan estetika kota serta menjamin keselamatan pengguna jalan dari ancaman kabel menjuntai yang kerap memicu kecelakaan.

​Target 15 Ruas Jalan

​Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari visi Kabupaten Tangerang Gemilang. Untuk tahap awal, pemerintah menargetkan relokasi di 15 ruas jalan sepanjang tahun ini.

Baca Juga :  Ustur Ubadi Terpilih Jadi Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang Periode 2026-2031

​“Hari ini kita melakukan pemotongan kabel yang semrawut di Jalan Syekh Nawawi. Target tahun ini ada 15 ruas jalan, dengan 10 ruas prioritas awal, termasuk jalur Legok–Karawaci dan Syekh Nawawi Tigaraksa,” ujar Intan di lokasi kegiatan.

​Menurut Intan, kabel udara yang tidak teratur tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga membahayakan warga. Dengan sistem bawah tanah menggunakan pipa High Density Polyethylene (HDPE), diharapkan tidak ada lagi pemandangan kabel melintang di masa depan.

Foto : Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah saat potong kabel WiFi yang semerawut

​Proyek strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara:

​Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang.

​Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang.

​Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) wilayah Banten.

Baca Juga :  PERUMDAM TKR Pasok Air dan Buka Akses Pipa untuk Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin

​Sekretaris DBMSDA Kabupaten Tangerang, Endang Sukendar, menambahkan bahwa penataan ini adalah solusi jangka panjang. “Jalan dengan kabel menjuntai sangat berisiko. Kami memohon dukungan masyarakat jika selama proses pengerjaan terjadi sedikit gangguan lalu lintas,” katanya.

​Menariknya, Koordinator Wilayah Apjatel Banten, Noviana, mengungkapkan bahwa seluruh pendanaan proyek ini bersumber dari dana swasta (non-APBD). Hal ini merupakan bentuk komitmen operator telekomunikasi terhadap penataan ruang publik.

​“Kami berkomitmen menyelesaikan 15 ruas ini dalam setahun. Meski ada tantangan kenaikan harga bahan baku pipa, operator tetap maksimal agar tahun depan tidak ada lagi penggalian berulang yang mengganggu kenyamanan warga,” pungkas Noviana.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi
Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah
Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans
Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim
OPINI: Menjaga Akal Sehat Kebangsaan di Usia ke-62 Partai Golkar
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026
DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Berita Terbaru