Sinergi Kejaksaan, ABPEDNAS, dan SMSI Siap Kawal Program Jaga Desa serta Makan Bergizi Gratis

Avatar photo

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Kejaksaan Agung Republik Indonesia, dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) sepakat memperkuat sinergi strategis. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengawal dan menyukseskan program nasional Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) serta pengawasan program Jaga Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan antara Ketua Umum SMSI Firdaus dan Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani di Kantor DPP ABPEDNAS, Jakarta Selatan, Rabu (20/5/2026).

​Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • ​Pihak SMSI: Sekretaris Jenderal Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, dan Wakil Ketua Dewan Penasehat Prof. Dr. Taufiqurochman.
  • ​Pihak ABPEDNAS: Ketua Umum Ir. H. Indra Utama dan Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.

​Ketua Umum SMSI Firdaus menegaskan kesiapan seluruh jaringan konstituen dan perusahaan media siber anggotanya di berbagai daerah untuk mendukung pengawasan publik, edukasi, serta penyebarluasan informasi terkait kedua program nasional tersebut.

Baca Juga :  Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tangerang Tinjau Transformasi Layanan di Posyandu Matahari 14

​Menurut Firdaus, keterlibatan media massa sangat krusial agar masyarakat mendapatkan informasi yang valid sekaligus memastikan jalannya program pemerintah tetap transparan dan akuntabel.

​”SMSI siap bersinergi dengan Kejaksaan dan ABPEDNAS dalam mendukung program Jaga Desa dan Jaga Dapur MBG. Pers memiliki fungsi edukasi, informasi, sekaligus kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” ujar Firdaus.

​Firdaus menjelaskan bahwa Program Jaga Desa merupakan kolaborasi antara Kejaksaan RI dan Kementerian Desa guna mengawal pengelolaan Dana Desa agar tepat sasaran dan mencegah praktik korupsi. Sementara itu, sistem “Jaga Dapur MBG” merupakan inisiasi Badan Gizi Nasional bersama Kejaksaan Agung untuk mengawal program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pengawasan Preventif Berbasis Partisipasi Publik

​JAM-Intel Kejaksaan Agung, Reda Manthovani, menjelaskan bahwa pengawasan terhadap program MBG memerlukan keterlibatan aktif masyarakat. Sebagai bentuk transparansi, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pelaporan terbuka.

Baca Juga :  Turnamen Mobile Legends Pelajar Digelar Polresta Tangerang, Diikuti 150 Peserta

​Pelaporan tersebut mencakup informasi mengenai menu makanan, harga bahan pangan, hingga proses distribusi kepada penerima manfaat.

​”Masyarakat bisa langsung melakukan kontrol terhadap pelaksanaan program. Ini bagian dari transparansi dan akuntabilitas agar program berjalan tepat sasaran,” kata Reda.

​Selain partisipasi publik, pengawasan juga diperkuat oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan aparat penegak hukum.

​Reda menambahkan, program Jaga Desa maupun Jaga Dapur MBG mengedepankan pendekatan preventif (pencegahan). Program ini berfungsi sebagai pendampingan agar aparatur pemerintah, kepala desa, serta pelaksana di lapangan dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan terhindar dari pelanggaran hukum.

​”Penguatan tata kelola pemerintahan desa dan program strategis nasional membutuhkan sinergi seluruh elemen, termasuk media dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik, potensi penyimpangan anggaran dapat diminimalisir,” pungkas Reda.

Follow WhatsApp Channel vibez.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puncak Haji Dimulai, Kemenhaj Pastikan Layanan Armuzna Siap
Milad ke-14 FKDT Kabupaten Tangerang Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah
Hadiri Pelepasan Siswa SMKS Gema Bangsa, Bupati Maesyal Dorong Lulusan SMK Jadi Generasi Kreatif dan Inovatif
Festival Al-A’zhom 2026 Siap Digelar Bulan Depan, Pemkot Tangerang Hadirkan Syiar Islam Kreatif
Sebanyak 334 lapak hewan kurban di Kabupaten Tangerang telah diperiksa dan dinyatakan sehat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Polsek Tigaraksa dan Forkopimcam Gelar Jumat Asri Bersihkan Lingkungan
Bupati Tangerang dan Pimpinan DKI-Banten Sepakati Optimalisasi 95 Hektar Lahan Ciangir
Hadiri Sidang Paripurna DPR, Presiden Prabowo Paparkan Arah Ekonomi dan Fiskal 2027

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:20 WIB

Puncak Haji Dimulai, Kemenhaj Pastikan Layanan Armuzna Siap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:18 WIB

Milad ke-14 FKDT Kabupaten Tangerang Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:07 WIB

Hadiri Pelepasan Siswa SMKS Gema Bangsa, Bupati Maesyal Dorong Lulusan SMK Jadi Generasi Kreatif dan Inovatif

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:34 WIB

Festival Al-A’zhom 2026 Siap Digelar Bulan Depan, Pemkot Tangerang Hadirkan Syiar Islam Kreatif

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:05 WIB

Sebanyak 334 lapak hewan kurban di Kabupaten Tangerang telah diperiksa dan dinyatakan sehat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Berita Terbaru

Dua tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Teluknaga di Kabupaten Tangerang.(Foto: Istimewa)

Hukum & Kriminal

Aksi Curanmor di Kosambi Berhasil Diungkap, Dua Pelaku Ditangkap

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:01 WIB