RSUD Tigaraksa dan PMI Gelar Aksi Donor Darah Rutin, Jaga Stok Darah Kabupaten Tangerang

Avatar photo

Jumat, 12 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : RSUD Tigaraksa kembali menggelar aksi donor darah berkala bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Foto : RSUD Tigaraksa kembali menggelar aksi donor darah berkala bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

TANGERANG – RSUD Tigaraksa kembali menggelar aksi donor darah berkala bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap dua bulan sekali ini berlangsung di Lantai 1 RSUD Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (10/6/2026).

​Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Tigaraksa, dr. Elni Handayani, menyatakan bahwa aksi ini merupakan langkah nyata manajemen rumah sakit dalam merespons tingginya kebutuhan darah di berbagai fasilitas kesehatan.

​“Tujuannya adalah sebagai langkah nyata kami dalam mendukung pelayanan kesehatan, khususnya untuk menjaga ketersediaan dan memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ujar dr. Elni.

​Aksi sosial ini menyasar pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang sekaligus masyarakat umum. Pihak manajemen menyatakan telah melakukan sosialisasi sejak jauh hari agar gerakan kemanusiaan ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Foto : Kegiatan Donor darah Di RSUD Tigaraksa

​Melihat urgensi pemenuhan stok darah yang dinamis, dr. Elni berharap angka partisipasi masyarakat dapat terus meningkat pada pelaksanaan berikutnya. Ia memaparkan bahwa donor darah memberikan dampak positif timbal balik, baik bagi penerima (resipien) maupun bagi pendonor itu sendiri.

Baca Juga :  Bupati Tangerang Pastikan Program RTLH dan Akses Air Bersih Tepat Sasaran di Tigaraksa

​Dari sudut pandang medis, donor darah membantu mengoptimalkan sirkulasi darah dan merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel-sel darah merah baru, sehingga regenerasi darah berlangsung lebih efektif.

​“Secara medis, donor darah justru membuat tubuh menjadi lebih sehat karena dapat memicu proses pembentukan sel-sel darah baru secara lebih cepat. Jadi, tujuan kegiatan ini mencakup dua hal: memberikan manfaat kesehatan bagi pribadi pendonor, sekaligus membantu masyarakat yang sedang membutuhkan pasokan darah,” pungkasnya.

​Manfaat nyata dari donor darah ini turut dirasakan oleh Asmiati, warga Kelurahan Kadu Agung yang hadir sebagai pendonor. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman rutin yang sudah beberapa kali ia ikuti untuk menjaga kesehatan pribadi sekaligus membantu sesama.

Baca Juga :  LSM DOBRAK Soroti Kantor BPP Carenang Tutup, dan Hanya Jadi Tempat Parkir Angkot

​“Tujuan saya rutin mengikuti kegiatan donor darah ini adalah agar sirkulasi darah tetap lancar, sekaligus berharap setetes darah yang saya donorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” ungkap Asmiati. Ia mengaku merasa tubuhnya menjadi lebih fit dan segar pasca-melakukan donor darah yang keenam kalinya ini.

​Pada pelaksanaan kali ini, antusiasme masyarakat dan pegawai terpantau cukup tinggi. Berdasarkan data panitia, tercatat sebanyak 74 orang mendaftar sebagai pendonor.

​Dari jumlah tersebut:

  • ​63 orang dinyatakan lolos dan berhasil mendonorkan darahnya.
  • ​11 orang terpaksa ditunda karena belum memenuhi persyaratan medis, seperti kadar hemoglobin (Hb) atau tekanan darah yang tidak sesuai standar.

Berita Terkait

Bupati Tangerang Buka Festival Kampung Budaya Kemuning untuk Edukasi Pelajar
Mengenal Tradisi Kawalu: Tiga Bulan Sakral Penyucian Diri Masyarakat Adat Baduy
Ajukan Proposal Berulang Kali, Komite SDN Cibugel III Keluhkan Lambatnya Pengadaan Fasilitas Belajar
Sinergi Pemkab Tangerang dan PLTU Lontar, Bupati Resmikan Renovasi SDN Lontar 2
Perkuat Pengendalian Inflasi, Bupati Tangerang Buka Warteksi Gemilang
Demo di PEMI AW Balaraja Masuki Minggu Ke-4, APH Diminta Tindak Tegas Pendemo Anarkis
Bupati Tangerang Serap Aspirasi Warga Kelapa Dua Lewat Jumat Keliling
Beri Kepastian Hukum, 267 Pasangan Suami Istri Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu di Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Bupati Tangerang Buka Festival Kampung Budaya Kemuning untuk Edukasi Pelajar

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:36 WIB

Mengenal Tradisi Kawalu: Tiga Bulan Sakral Penyucian Diri Masyarakat Adat Baduy

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:59 WIB

Ajukan Proposal Berulang Kali, Komite SDN Cibugel III Keluhkan Lambatnya Pengadaan Fasilitas Belajar

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:00 WIB

Perkuat Pengendalian Inflasi, Bupati Tangerang Buka Warteksi Gemilang

Senin, 20 Juli 2026 - 17:31 WIB

Demo di PEMI AW Balaraja Masuki Minggu Ke-4, APH Diminta Tindak Tegas Pendemo Anarkis

Berita Terbaru