TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Camat Sindang Jaya melakukan peletakan batu pertama pembangunan empat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sindang Asih, Kecamatan Sindang Jaya, Senin (3/8/2026).
Empat rumah yang dibangun kembali tersebut merupakan milik Jamilah, Masud, Asdi, dan Marsiyah. Karena lokasinya saling berdekatan, proses pembongkaran dan pembangunan dapat dilakukan secara bersamaan.
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, program pembangunan RTLH ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sindang Jaya, dan pemerintah desa setempat. Program ini menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak.
Ia mengungkapkan bahwa pembangunan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan hunian yang sehat dengan fasilitas sanitasi yang memadai. Menurutnya, rumah yang sebelumnya tidak memiliki sanitasi, air bersih, dan toilet yang layak, seluruhnya akan diperbaiki agar masyarakat dapat tinggal dengan nyaman.
Maesyal juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Sindang Jaya beserta kepala desa yang telah bergotong royong bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang.
”Terima kasih saya ucapkan kepada Camat dan kepala desa yang mau bersama-sama membangun rumah-rumah ini. Hari ini empat rumah langsung kita bongkar agar proses pembangunannya bisa dilakukan secara bersamaan dan selesai dalam waktu yang bersamaan pula,” ujarnya.
Ia menegaskan, program RTLH merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman dan sehat.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Jamilah, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan tersebut. Selama ini, ia kerap merasa khawatir karena kondisi rumahnya yang memprihatinkan.
”Alhamdulillah, saya sangat bersyukur sekali. Terima kasih Pak Bupati Maesyal dan jajaran yang telah membangun rumah saya. Selama ini kalau tidur selalu was-was rumah akan roboh, kalau hujan juga sering kebanjiran karena lantainya masih tanah,” ungkap Jamilah.
Penulis : Calista
Editor : YD












