Pemkab Tangerang Fasilitasi Program Sanitren dan Aspontren 2026, 200 Pondok Pesantren Jadi Penerima Manfaat

Avatar photo

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tangerang Moch.Maesyal Rasyid  Buka Acara Pelaksanaan Program Bantuan Sanitren dan Aspontren TA.2026

Bupati Tangerang Moch.Maesyal Rasyid Buka Acara Pelaksanaan Program Bantuan Sanitren dan Aspontren TA.2026

TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pondok pesantren melalui program bantuan Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) dan Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) Tahun Anggaran 2026.

Fasilitasi pelaksanaan program tersebut digelar di Hotel Lemo Serpong, Tangerang, September 2026, dengan melibatkan pondok pesantren sebagai penerima manfaat program.

Pada tahun anggaran 2026, program tersebut menyasar 200 pondok pesantren, yang terdiri atas 150 pondok pesantren penerima program Aspontren dan 50 pondok pesantren penerima program Sanitren.

Program Aspontren diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas dan kelayakan sarana asrama pondok pesantren. Sementara Sanitren difokuskan pada dukungan terhadap penyediaan serta peningkatan fasilitas sanitasi di lingkungan pesantren.

Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk terus memperhatikan keberadaan pondok pesantren sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada pondok pesantren. Program Aspontren dan Sanitren ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang lebih layak, sehat, nyaman, dan mendukung proses pendidikan para santri,” ujar Bupati Tangerang.

Menurutnya, bantuan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas kehidupan para santri selama menempuh pendidikan di pondok pesantren.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pondok pesantren penerima. Fasilitas yang dibangun harus dijaga dan dirawat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, terutama oleh para santri,” katanya.

Dorong Pesantren yang Sehat dan Layak
Keberadaan fasilitas sanitasi yang memadai menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Demikian pula dengan ketersediaan asrama yang layak, yang berperan dalam memberikan kenyamanan bagi santri selama mengikuti kegiatan pendidikan dan keagamaan.

Baca Juga :  Sinergi Kamtibmas, Kapolda Banten Silaturahmi dengan PWI di Serang

Melalui program Sanitren dan Aspontren, Pemkab Tangerang berharap terjadi peningkatan kualitas lingkungan pondok pesantren secara bertahap dan berkelanjutan.
Bupati juga mengajak pengelola pondok pesantren untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah diberikan pemerintah.

“Yang paling penting setelah program ini dilaksanakan adalah pemanfaatan dan pemeliharaannya. Mari kita jaga bersama fasilitas yang sudah dibangun agar benar-benar memberikan manfaat bagi para santri dan pondok pesantren,” ujar Maesyal Rasyid.

Dengan penerima manfaat sebanyak 200 pondok pesantren, program Sanitren dan Aspontren Tahun Anggaran 2026 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menciptakan lingkungan pesantren yang semakin sehat, layak, nyaman, dan berkualitas.

Baca Juga :  DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026

Data Program 2026

  • Total penerima: 200 Pondok Pesantren
  • Program Aspontren: 150 Pondok Pesantren
  • Program Sanitren: 50 Pondok Pesantren
  • Tahun Anggaran: 2026
  • Lokasi fasilitasi: Hotel Lemo Serpong, Tangerang
  • Fokus: peningkatan kelayakan asrama dan fasilitas sanitasi pondok pesantren

Penulis : Yadi

Editor : Endah

Berita Terkait

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi
Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans
Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim
OPINI: Menjaga Akal Sehat Kebangsaan di Usia ke-62 Partai Golkar
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026
DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026
Sudah Dianggarkan pada 2025, Penataan Halaman SMPN 3 Kresek Kembali Masuk Anggaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026

Berita Terbaru