TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong peningkatan kualitas sarana dan prasarana pondok pesantren melalui program bantuan Sanitasi Berbasis Pesantren (Sanitren) dan Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) Tahun Anggaran 2026.
Fasilitasi pelaksanaan program tersebut digelar di Hotel Lemo Serpong, Tangerang, September 2026, dengan melibatkan pondok pesantren sebagai penerima manfaat program.
Pada tahun anggaran 2026, program tersebut menyasar 200 pondok pesantren, yang terdiri atas 150 pondok pesantren penerima program Aspontren dan 50 pondok pesantren penerima program Sanitren.
Program Aspontren diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas dan kelayakan sarana asrama pondok pesantren. Sementara Sanitren difokuskan pada dukungan terhadap penyediaan serta peningkatan fasilitas sanitasi di lingkungan pesantren.
Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen untuk terus memperhatikan keberadaan pondok pesantren sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tangerang.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada pondok pesantren. Program Aspontren dan Sanitren ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang lebih layak, sehat, nyaman, dan mendukung proses pendidikan para santri,” ujar Bupati Tangerang.
Menurutnya, bantuan pemerintah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas kehidupan para santri selama menempuh pendidikan di pondok pesantren.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pondok pesantren penerima. Fasilitas yang dibangun harus dijaga dan dirawat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, terutama oleh para santri,” katanya.
Dorong Pesantren yang Sehat dan Layak
Keberadaan fasilitas sanitasi yang memadai menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat. Demikian pula dengan ketersediaan asrama yang layak, yang berperan dalam memberikan kenyamanan bagi santri selama mengikuti kegiatan pendidikan dan keagamaan.
Melalui program Sanitren dan Aspontren, Pemkab Tangerang berharap terjadi peningkatan kualitas lingkungan pondok pesantren secara bertahap dan berkelanjutan.
Bupati juga mengajak pengelola pondok pesantren untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah diberikan pemerintah.
“Yang paling penting setelah program ini dilaksanakan adalah pemanfaatan dan pemeliharaannya. Mari kita jaga bersama fasilitas yang sudah dibangun agar benar-benar memberikan manfaat bagi para santri dan pondok pesantren,” ujar Maesyal Rasyid.
Dengan penerima manfaat sebanyak 200 pondok pesantren, program Sanitren dan Aspontren Tahun Anggaran 2026 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menciptakan lingkungan pesantren yang semakin sehat, layak, nyaman, dan berkualitas.
Data Program 2026
- Total penerima: 200 Pondok Pesantren
- Program Aspontren: 150 Pondok Pesantren
- Program Sanitren: 50 Pondok Pesantren
- Tahun Anggaran: 2026
- Lokasi fasilitasi: Hotel Lemo Serpong, Tangerang
- Fokus: peningkatan kelayakan asrama dan fasilitas sanitasi pondok pesantren
Penulis : Yadi
Editor : Endah










