Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing

Avatar photo

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing

Foto : BNPB Terjunkan Helikopter Water Bombing

TANGERANG – Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, telah memasuki hari kedua. Lahan seluas sekitar 15 hektar diperkirakan hangus terbakar sejak api pertama kali berkobar pada Selasa (30/6/2026).

​Merespons perluasan dampak kebakaran, Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi menetapkan status Tanggap Darurat. Langkah ini diambil lantaran kepulan asap pekat dinilai telah membahayakan kesehatan masyarakat, memicu evakuasi warga, serta menyulitkan proses pemadaman melalui jalur darat. Berdasarkan data terakhir, warga yang terdampak mulai mengungsi ke Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, sejak Rabu malam pukul 20.39 WIB.

​Untuk mempercepat penanganan kebakaran, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter untuk melakukan pemadaman dari udara menggunakan teknik water bombing.

​”Kita datangkan helikopter water bombing. Jika diperlukan, kita akan lakukan operasi modifikasi cuaca,” ujar Kepala BNPB Letjen Suharyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).

​Suharyanto menambahkan bahwa sejak Selasa sore, pihaknya telah menginstruksikan tim penanggulangan untuk turun ke lokasi guna melakukan asesmen dini sekaligus berkoordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

​”Upayakan segera dipadamkan agar tidak meluas dan dampaknya bisa diminimalisir,” tegasnya.

​Di lokasi yang sama, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan bahwa suhu panas yang tinggi diduga kuat memicu reaksi gas metana yang tertimbun di dalam tumpukan sampah selama bertahun-tahun.

Baca Juga :  Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Bongkar Proses di Balik Sertifikat Pagar Laut Tangerang
Dokumentasi via drone

​”Tumpukan sampah itu sudah bertahun-tahun mengandung gas metana. Apabila terjadi panas yang ekstrem, maka gas itu bisa memicu munculnya api,” jelas Taufik saat meninjau lokasi.

​Saat ini, sebanyak 9 hingga 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan personel terintegrasi telah diterjunkan ke area untuk mengendalikan titik api di darat.

​Selain fokus pada pemadaman, pihak BPBD juga melakukan mitigasi dampak kesehatan bagi masyarakat sekitar. “Kami bekerja sama dan mengevaluasi penanganan dengan Dinas Kesehatan. Petugas di lapangan juga sudah membuka posko kesehatan serta membagikan masker untuk mengurangi dampak paparan asap,” tambah Taufik.

Baca Juga :  Polresta Tangerang Tangkap Pria 26 Tahun, Sabu 14,52 Gram Disita

​Menurut kesaksian Asep, warga yang tinggal di sekitar lokasi, kobaran api mulai terlihat membesar di area tumpukan sampah sejak Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

​”Kebakarannya mulai sekitar jam 09.00 pagi. Waktu awal, baru satu mobil damkar yang datang,” ungkapnya.

​Asep menyebutkan bahwa kebakaran di TPA Jatiwaringin ini sebenarnya pernah terjadi sebelumnya pada musim kemarau tahun lalu. Namun, insiden kali ini dinilai jauh lebih parah.

​”Seperti tahun lalu, saat musim kemarau panjang terjadi kebakaran di TPA Jatiwaringin. Tapi sepertinya kebakaran kali ini sangat ekstrem dan area yang terbakar sangat luas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi
Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah
Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans
Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim
OPINI: Menjaga Akal Sehat Kebangsaan di Usia ke-62 Partai Golkar
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026
DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Berita Terbaru