TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang membangun embung di area tengah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis mengantisipasi dan mempercepat penanganan jika terjadi kebakaran lanjutan di kawasan penampungan sampah tersebut.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, H. Achmad Taufik menyatakan bahwa keberadaan embung ini berfungsi sebagai penampung cadangan air darurat. Dengan adanya sumber air di titik sentral, petugas dapat langsung melakukan pemadaman tanpa harus menunggu pasokan air dari lokasi yang jauh.
”Embung ini kami siapkan agar sumber air selalu tersedia untuk mendukung operasional pemadaman. Pada musim kemarau, risiko kebakaran di TPA meningkat drastis. Dengan adanya embung, respons petugas bisa lebih cepat dan dampak kebakaran dapat kita minimalkan,” ujar Achmad Taufik.
Selain membangun infrastruktur pengairan, BPBD Kabupaten Tangerang juga mengintensifkan koordinasi dengan pihak pengelola TPA Jatiwaringin dan dinas terkait. Langkah preventif lainnya yang kini tengah berjalan meliputi:
- Pemantauan Titik Rawan: Pengawasan berkala pada zona-zona sampah yang menghasilkan gas metana tinggi.
- Pemeriksaan Sarana: Uji kelayakan berkala pada alat pemadam kebakaran dan armada tangki air.
- Kesiapsiagaan Personel: Penyiagaan regu pemadam yang siap diterjunkan selama 24 jam.
Melalui integrasi kesiapan infrastruktur dan personel ini, BPBD Kabupaten Tangerang berharap potensi kebakaran di TPA Jatiwaringin dapat ditekan seminimal mungkin. Langkah ini diharapkan mampu menjaga aktivitas pengelolaan sampah tetap berjalan aman tanpa mengganggu kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan sekitar.
Penulis : Calista













