BOGOR – Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University bersama Himpunan Alumni (HA) FEM IPB akan menyelenggarakan Reuni Akbar FEM IPB 2026 pada Sabtu (4/7/2026) mendatang. Kegiatan yang berpusat di Kampus IPB Dramaga, Bogor ini diproyeksikan bakal dihadiri oleh lebih dari 1.500 alumni lintas angkatan, civitas akademika, hingga mitra industri.
Ketua Panitia Reuni Akbar FEM IPB 2026, Arsyad KR, menjelaskan bahwa acara ini dirancang dengan memadukan aktivitas olahraga, diskusi terarah, jejaring profesional, dan hiburan dalam satu rangkaian kegiatan.
”Rangkaian acara diawali dengan FEMily Fun Run, sebuah kegiatan lari santai yang mengajak alumni beserta keluarga untuk kembali ke kampus sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat dan kebersamaan,” kata Arsyad dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).
Setelah kegiatan olahraga, agenda akan dilanjutkan dengan Engage Forum. Forum ini melingkupi sesi Professional Talkshow dan Alumni Talks yang mempertemukan para pemimpin pemerintahan, dunia usaha, akademisi, regulator, serta alumni. Mereka dijadwalkan berbagi perspektif mengenai dinamika ekonomi nasional, transformasi digital, pendidikan, hingga tantangan pembangunan Indonesia di masa depan.
Menurut Arsyad, sesi Alumni Talks secara khusus disiapkan sebagai ruang berbagi pengalaman dari para alumni yang telah berkiprah di sektor pemerintahan, BUMN, swasta, maupun kewirausahaan. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dan alumni muda dalam membangun karier serta memperluas jejaring.

”Puncak kegiatan akan ditutup melalui Memory Fest, sebuah malam kebersamaan yang dikemas dalam suasana nostalgia melalui penampilan grup musik RAN, pemberian apresiasi kepada alumni, serta berbagai hiburan lintas generasi,” ujar Arsyad yang juga merupakan Fungsionaris DPP HA IPB.
Ia menambahkan, Reuni Akbar ini tidak sekadar menjadi ajang pertemuan melepas rindu, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat sinergi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Himpunan Alumni FEM IPB, Ario B. Sandjoyo, menilai kebersamaan yang terbangun dalam reuni ini dapat menjadi modal sosial yang kuat.
”Kami percaya bahwa jejaring alumni yang solid merupakan kekuatan besar. Reuni Akbar ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi kemajuan almamater dan Indonesia,” kata Ario.
Penyelenggaraan acara ini turut didukung oleh berbagai mitra strategis, mulai dari lembaga pemerintah hingga sektor swasta, sebagai bentuk kolaborasi produktif antar-pemangku kepentingan.













