Bupati Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Tangerang Lestarikan Budaya di Grebeg Suro

Avatar photo

Senin, 15 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati saat menghadiri acara Grebeg Suro, Kirab Budaya, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah.

Foto : Bupati saat menghadiri acara Grebeg Suro, Kirab Budaya, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah.

TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat untuk terus melestarikan seni budaya lokal sebagai identitas bangsa sekaligus perekat persatuan di tengah keberagaman.

​Imbauan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri acara Grebeg Suro, Kirab Budaya, dan Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah di Kecamatan Panongan, Senin (15/6/2026).

​Dalam sambutannya, Maesyal Rasyid mengapresiasi panitia penyelenggara, Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) Kabupaten Tangerang, serta Badan Penghubung Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Tangerang dan Pimpinan DKI-Banten Sepakati Optimalisasi 95 Hektar Lahan Ciangir

​”Bulan Suro memiliki makna mendalam bagi masyarakat Jawa. Bukan hanya sebagai momentum introspeksi dan penguatan spiritualitas, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan,” ujar Maesyal.

​Menurutnya, Grebeg Suro dan Kirab Budaya Wayang Kulit merupakan wujud nyata komitmen warga dalam menjaga kekayaan tradisi Indonesia agar tidak tergerus arus modernisasi. Ia menilai keberagaman latar belakang suku, agama, dan budaya di Kabupaten Tangerang adalah modal sosial yang kuat untuk membangun daerah.

Baca Juga :  Pimpinan Muslimat Mathla’ul Anwar Audiensi Dengan Ketum PBMA

​”Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan karakter, nilai budaya, dan penguatan jati diri bangsa,” tegasnya.

​Melalui kegiatan ini, Maesyal berharap generasi muda dapat lebih mengenal, mencintai, dan bangga terhadap kebudayaan asli Indonesia agar nilai-nilai luhur di dalamnya tetap lestari sepanjang masa. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendukung penuh kegiatan pelestarian budaya yang digagas oleh masyarakat.

Berita Terkait

Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Bongkar Proses di Balik Sertifikat Pagar Laut Tangerang
KWRI Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Raker, Heriyanto Apresiasi Panitia dan Anggota
HUT Lalu Lintas: Jemaah Masjid Al-Amjad, Pedagang, hingga Ojol Cek Kesehatan Gratis
Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejagung Sediakan Layanan Kesehatan Inklusif
NGEMAS di Desa Pangkat, Bupati Tangerang Serap Aspirasi Penggiat Seni dan Budaya
Anak 13 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Danau Pemda Tigaraksa
Pra-UKW PWI Pusat, Ahmed Kurnia Tekankan Pentingnya Hukum dan Etika Jurnalistik
UT Perkuat Riset STEM Lewat Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:36 WIB

Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Bongkar Proses di Balik Sertifikat Pagar Laut Tangerang

Minggu, 20 September 2026 - 12:18 WIB

KWRI Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Raker, Heriyanto Apresiasi Panitia dan Anggota

Jumat, 18 September 2026 - 20:13 WIB

HUT Lalu Lintas: Jemaah Masjid Al-Amjad, Pedagang, hingga Ojol Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejagung Sediakan Layanan Kesehatan Inklusif

Jumat, 18 September 2026 - 13:07 WIB

NGEMAS di Desa Pangkat, Bupati Tangerang Serap Aspirasi Penggiat Seni dan Budaya

Berita Terbaru