LSM DOBRAK Soroti Kantor BPP Carenang Tutup, dan Hanya Jadi Tempat Parkir Angkot

Avatar photo

Rabu, 8 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang – Kondisi Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Carenang, Kecamatan Cisoka, menjadi sorotan LSM Deleasi Sosial Bersama Rakyt (DOBRAK). Saat melakukan pemantauan, kantor tersebut terlihat sepi, dengan pintu depan dalam keadaan terkunci meski lampu di bagian depan masih menyala. Di halaman kantor, lokasi tersebut tampak dimanfaatkan sebagai tempat parkir angkutan kota (angkot).

Sekretaris Jenderal LSM DOBRAK, Aryo, mempertanyakan bagaimana masyarakat dapat memperoleh layanan konsultasi di bidang pertanian maupun peternakan apabila kantor dalam kondisi tidak beroperasi dan tidak tersedia informasi nomor telepon yang dapat dihubungi.

Baca Juga :  Pekan Raya Balaraja Ke-2 Resmi Dibuka, Bupati Tangerang Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM

“Kalau memang seluruh penyuluh sedang bertugas di lapangan, lalu masyarakat yang datang ke kantor untuk berkonsultasi mengenai pertanian dan peternakan harus menghubungi siapa? Di kantor juga tidak tercantum nomor telepon yang bisa dihubungi. Kondisi seperti ini tentu menimbulkan pertanyaan mengenai pelayanan kepada masyarakat,” ujar Aryo kepada Vibez.id Rabu,(08/07/2026)

Menurutnya, keberadaan BPP seharusnya menjadi pusat informasi, pendampingan, dan konsultasi bagi para petani. Karena itu, pelayanan publik di kantor tetap perlu diperhatikan, meskipun petugas sedang menjalankan tugas lapangan.

Baca Juga :  Pemerintahan Presiden Prabowo Dinilai Telah Meletakkan Fondasi Kedaulatan NKRI

Aryo juga mengaitkan kondisi tersebut dengan maraknya dugaan alih fungsi Lahan Sawah Dilindungi (LSD) di wilayah Kecamatan Cisoka menjadi kawasan perumahan. Ia mempertanyakan efektivitas pengawasan dan pembinaan terhadap kelompok tani di wilayah tersebut.

“Pantas saja kalau Lahan Sawah Dilindungi di Kecamatan Cisoka banyak yang berubah menjadi perumahan, mungkin ini salah satu penyebabnya. Kalau LSD sudah berubah menjadi area perumahan, bagaimana nasib kelompok tani binaannya? Ini menjadi pertanyaan besar di saat pemerintah sedang gencar-gencarnya mendorong swasembada pangan,” tutupnya.

Penulis : YD

Berita Terkait

Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Bongkar Proses di Balik Sertifikat Pagar Laut Tangerang
KWRI Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Raker, Heriyanto Apresiasi Panitia dan Anggota
HUT Lalu Lintas: Jemaah Masjid Al-Amjad, Pedagang, hingga Ojol Cek Kesehatan Gratis
Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejagung Sediakan Layanan Kesehatan Inklusif
NGEMAS di Desa Pangkat, Bupati Tangerang Serap Aspirasi Penggiat Seni dan Budaya
Anak 13 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Danau Pemda Tigaraksa
Pra-UKW PWI Pusat, Ahmed Kurnia Tekankan Pentingnya Hukum dan Etika Jurnalistik
UT Perkuat Riset STEM Lewat Sistem Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:36 WIB

Koalisi Lembaga Anti Korupsi Desak KPK Bongkar Proses di Balik Sertifikat Pagar Laut Tangerang

Minggu, 20 September 2026 - 12:18 WIB

KWRI Kabupaten Tangerang Sukses Gelar Raker, Heriyanto Apresiasi Panitia dan Anggota

Jumat, 18 September 2026 - 20:13 WIB

HUT Lalu Lintas: Jemaah Masjid Al-Amjad, Pedagang, hingga Ojol Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 18 September 2026 - 15:12 WIB

Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing Gratis di RSUD Balaraja, Pemkab Tangerang dan Kejagung Sediakan Layanan Kesehatan Inklusif

Jumat, 18 September 2026 - 13:07 WIB

NGEMAS di Desa Pangkat, Bupati Tangerang Serap Aspirasi Penggiat Seni dan Budaya

Berita Terbaru