Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Amankan Terduga Pelaku Pemerasan Kepala Desa

Avatar photo

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​TANGERANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang berhasil mengamankan seorang pria berinisial WJ yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. WJ, yang diketahui merupakan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) G, diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 6 Juli 2026.

​Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Wahyudi Eko Husodo, mengonfirmasi penangkapan tersebut.

“Benar, tim intelijen kami telah mengamankan saudara WJ pada Senin kemarin terkait adanya dugaan tindak pidana pemerasan,” ujar Wahyudi di Tigaraksa, Kamis (7/7/2026).

​Wahyudi menjelaskan, kronologi kejadian bermula dari laporan salah seorang kepala desa yang merasa diperas oleh WJ. WJ diduga meminta uang sebesar Rp 25 juta kepada tiga kepala desa dengan dalih akan menyelesaikan atau menutup laporan pengaduan yang telah diajukan ke Kejari Kabupaten Tangerang. WJ juga diduga mencatut nama Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang dalam melakukan aksinya.

​”Berdasarkan laporan tersebut, saya segera menerbitkan Surat Perintah Tugas Nomor: NOMOR: SP.TUG-13/M.6.12/Dip.3/07/2026 tanggal 2 Juli 2026 kepada tim intelijen untuk melakukan penyelidikan dan deteksi terhadap ancaman keamanan,” tegas Wahyudi.

​Tim intelijen kemudian melakukan tindak lanjut dan melakukan penangkapan terhadap WJ saat sedang berada di ruang kerja salah seorang kepala desa pelapor. Dari tangan WJ, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain uang tunai senilai Rp 15 juta yang disimpan dalam amplop berstempel tiga desa, satu unit ponsel, mobil, surat pengaduan beserta tanda terima, dan rekaman percakapan yang mengarah pada dugaan pemerasan.

​”Setelah dilakukan pemeriksaan awal, pelaku beserta barang bukti telah kami serahkan ke Kepolisian Resor Tangerang Selatan untuk proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup Wahyudi.

​Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para pejabat publik, untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan institusi kejaksaan. Jika ada oknum yang mengaku-ngaku dari kejaksaan dan meminta sesuatu, segera laporkan ke pihak berwajib.

Baca Juga :  Pengurus PWI Kabupaten Tangerang Masa Bakti 2026–2029 Resmi Dilantik

Berita Terkait

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi
Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah
Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans
Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim
OPINI: Menjaga Akal Sehat Kebangsaan di Usia ke-62 Partai Golkar
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026
DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Dua Mobil Dinas Bapenda Kabupaten Tangerang Diduga Disulap Jadi Kendaraan Pribadi

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Berita Terbaru