Luruskan Isu Penelantaran Pasien, Kepala Puskesmas Cisoka Ungkap Kronologi Medis

Avatar photo

Senin, 21 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Kepala Puskesmas Cisoka, drg. Reta Rianti, memberikan klarifikasi resmi mengenai pemberitaan di media siber terkait seorang pasien warga Kampung Secang, Desa Cempaka, yang dilaporkan meninggal dunia karena diduga tidak mendapatkan pertolongan. Klarifikasi tersebut disampaikan di ruang kerja Camat Cisoka, Senin (21/9/2026).

​Reta menjelaskan bahwa pasien atas nama almarhumah Novi Haerani tiba di Puskesmas Cisoka pada 17 September 2026 dalam kondisi kritis. Pasien mengalami sesak napas, wajah pucat, serta memar pada bagian tangan dan kaki. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, tingkat hemoglobin (HB) pasien sangat rendah, yakni hanya 3,3 g/dL.

​”Melihat kondisi pasien yang gawat, kami melakukan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu. Setelah hasilnya keluar, pasien harus segera dirujuk ke rumah sakit. Namun, pihak keluarga menolak rujukan dan meminta agar pasien dirawat di Puskesmas Cisoka saja. Karena keterbatasan fasilitas, kami tidak bisa menangani kondisi kegawatdaruratan tersebut di puskesmas, sehingga rujukan ke rumah sakit adalah prosedur yang mutlak,” ujar Reta.

​Reta menambahkan bahwa tim medis tetap memberikan penanganan, pemantauan, dan kontrol secara berkala sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) hingga kondisi pasien mengalami penurunan dan akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga :  Penertiban Eks TPPS Pasar Cisoka Ditunda Pasca-Protes Pedagang dan Pemilik Lahan
Foto klarifikasi di Kantor Kecamatan Cisoka

​Dalam kesempatan yang sama, dokter umum yang menangani pasien, dr. Ayu, menyampaikan informasi tambahan dari orang tua pasien sebelum hasil laboratorium keluar.

“Berdasarkan keterangan keluarga, pasien sempat mengalami pendarahan hebat saat menstruasi selama 10 hari berturut-turut sebelum dibawa ke puskesmas. Pasien dilaporkan mengganti pembalut hingga tiga kali dalam sehari, yang diduga menjadi penyebab utama pasien mengalami anemia berat atau kekurangan darah” ucap Ayu.

​Camat Cisoka, Sumartono, menanggapi peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bersama, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan masyarakat. Menurutnya, penerapan SOP penanganan medis harus berjalan beriringan dengan upaya maksimal dalam menyelamatkan nyawa pasien.

Baca Juga :  Jemaah Haji Kabupaten Tangerang Pulang Perdana 7 Juni, Ini Skema Penjemputan Terbaru

Penulis : Redaksi

Editor : Dwi Sandi

Berita Terkait

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah
Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans
Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim
FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien
Kemenag Kabupaten Tangerang Turut Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Kebersamaan dan Tradisi Pesantren
Atap dan Plafon SDN Jambe 3 Rusak, DPRD Kabupaten Tangerang Dorong Rehabilitasi pada 2027
Perkuat Kepedulian Sosial, DPD KNPI Kabupaten Tangerang Santuni Anak Yatim pada Malam Tasyakuran Jelang KNPI Drag Bike 2026
DPD KNPI Kabupaten Tangerang Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama Jelang KNPI Drag Bike Piala Bupati 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:52 WIB

Desa Tapos Bangun Gapura Dayeuh Padjajaran, Jadi Ikon Baru dan Angkat Identitas Sejarah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Peringati Hari Santri 2026, DPC PKB Kabupaten Tangerang Siapkan Lima Agenda, dari Qiroatul Kutub Hingga Peluncuran Mobil Ambulans

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Peringati HUT ke-62 Golkar, DPD Kabupaten Tangerang Santuni 62 Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:20 WIB

FMKTM Dorong Pemkab Tangerang Evaluasi Fasilitas, Tenaga Medis, dan Sistem Rujukan Pasien

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Kemenag Kabupaten Tangerang Turut Meriahkan Hari Santri Nasional 2026, Perkuat Kebersamaan dan Tradisi Pesantren

Berita Terbaru