TANGERANG – Pihak keluarga dari almarhumah Novi Haerani meminta agar isu dugaan kelalaian penanganan medis di Puskesmas Cisoka tidak diperpanjang. Keluarga menyatakan telah merelakan kepergian almarhumah dan memilih menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.
Kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Camat Cisoka pada Selasa (22/9/2026).
Pertemuan itu dihadiri oleh Camat Cisoka Sumartono, kedua orang tua almarhumah Novi Haerani, Kepala Puskesmas Cisoka drg. Reta Rianti, serta dokter umum yang menangani pasien, dr. Ayu.
Ibu dari almarhumah Novi Haerani, Empin, meminta publik dan media massa untuk membatasi pembahasan mengenai peristiwa tersebut demi ketenangan almarhumah.
”Saya memahami situasi ini sangat berat dan penuh kedukaan bagi kami. Saya sudah ikhlas dan memutuskan agar permasalahan ini tidak diperpanjang lagi, cukup sampai di sini dan selesai secara kekeluargaan,” ujar Empin.
Empin menambahkan bahwa pihak keluarga tidak akan menuntut pihak manapun. Ia berharap agar pembahasan terkait almarhumah di media sosial dapat dihentikan.
”Saya tidak menuntut apa-apa, saya sudah ikhlas. Kasihan almarhumah anak saya, sudah tenang di akhirat tetapi masih terus dibicarakan di media sosial. Saya ingin anak saya tenang di alam sana,” pungkasnya.
Penulis : Dwi Sandi










